Daftar Penyakit, Dosis dan Cara Pakai
Berdasar buku ″PENYEMBUHAN ALA MELIA BIYANG & PROPOLIS″
dr. Yuliana Sari, MKM
Melia Biyang
Cara Mengonsumsi/Pemakaian Melia Biyang :
- Disemprotkan dibawah lidah
- Pagi hari sebelum makan dan malam sebelum tidur :
· Usia 40 tahun kebawah : 3 kali semprot
· Usia 40 - 60 tahun : 4 kali semprot
· Usia 60 tahun ke atas : 5 kali semprot
- Tidak diperbolehkan untuk wanita hamil dan anak – anak kecuali dalam kondisi tertentu sebelum dewasa misal anak kerdil, anak down syndrome dan anak autism.
Melia Propolis
Aplikasi:
1. Untuk Orang Sehat:
Sebagai suplemen alami, nutrisi yang sangat bergizi tinggi, tanpa efek samping (kelebihan dosis akan dikeluarkan dari tubuh), dan aman digunakan untuk jangka waktu yang lama.
2. Untuk Orang Sakit:
Sebagai alternatif pengobatan atas berbagai penyakit yang diderita
Cara Mengonsumsi/Pemakaian Melia Propolis :
1. Untuk diminum :
Larutkan propolis dengan ¼ gelas air putih lalu dikocok (bisa dicampur dengan madu )
- Orang sehat : 3-5 tetes, 2-5 kali sehari
- Orang sakit : 5-7 tetes, 4-5 kali sehari ( Lihat table index )
2. Penyembuhan luar:
Oleskan Melia Propolis secara merata pada bagian tubuh yang luka atau sakit
3. Untuk obat tetes :
Encerkan 1 tetes propolis dengan 1 – 2 ml air, kemudian teteskan ke mata/ telinga
Dosis – dosis diatas bisa ditambah, tergantung kebutuhan karena kelebihan dosis akan dibuang sendiri oleh tubuh
Terkadang setelah mengkonsumsi propolis akan terjadi reaksi yang menyebabkan rasa kurang nyaman pada tubuh yang bersifat sementara dan tergantung dari usia dan sakit yang diderita.
Berikut contoh – contoh reaksi yang mungkin terjadi :
- Mual dan diare : proses penyembuhan gangguan pencernaan
- Pusing – pusing :proses penyembuhan pencernaan dan gangguan pada kepala
- Demam : proses pengikatan virus & bakteri atau indikasi bahwa didalam tubuh terlalu banyak virus dan bakteri
- Gatal – gatal : proses pembuangan racun lewat kulit tubuh
- Mengantuk : proses penyembuhan fungsi hati dan detoksifikasi tubuh
- Batuk & bersin : proses pengeluaran racun lewat dahak & perbaikan fungsi paru – paru
- Beser :proses pembuangan racun lewat air seni
- Kejang – kejang : proses penyembuhan peradangan ginjal
- Nyeri sendi :proses penyembuhan rheumatic
- Berkeringat : proses pembuangan racun lewat kulit
- Pegal – pegal :proses pembuangan racun & pembersihan zat – zat dalam pembuluh darah
Kecepatan reaksi dan hasil dapat berbeda-beda untuk setiap orang. Melia Propolis dapat dikonsumsi dengan obat-obat lainnya tanpa ada efek samping ( usahakan memberi tenggang waktu 1 – 2 jam )
Fungsi Propolis sebagai Penyembuh dan Pencegah berbagai penyakit adalah :
- Anti virus, anti bakteri dan anti jamur : flu, demam berdarah, polio, diare, thypus, keputihan, eksim, panu, kadas, kurap, dan berbagai penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri dan jamur.
- Anti peradangan : maag, radang usus, radang tenggorokan, pegal – pegal, rheumatic, gangguan ginjal, wasir, sakit gigi dan lain – lain peradangan atau luka
- Anti alergi : asthma dan berbagai penyakit karena alergi
- Anti kanker : kanker, tumor, keloid, kista, mium dan lain – lain penyakit karena gangguan sel
- Penyakit karena penyumbatan pembuluh darah dan system kelenjar : asam urat, kolesterol, trigliserin, diabetes, stroke, jantung, ginjal dan lain – lain penyakit yang terkait dengan system pembuluh darah dan kelenjar.
Banyak penyakit berat dan ringan dapat diatasi dengan Melia Propolis dan Melia Biyang
Pada halaman berikut adalah tabel index penyakit dan dosis yang dianjurkan : klik disini
( dosis bisa disesuaikan, kelebihan dosis akan dibuang oleh tubuh )
|